3 Pemain Terbaik Arsenal Yang Di Sia-Siakan Oleh Wenger

Arsene wener mempunyai reputasi luar biasa dalam mengembangkan dan mendapatkan kemampuan terbaik dari para pemainnya. Kesuksesannya di arsenal sebagian besar dibangun dengan membeli pemain murah dan memaksimalkan potensi mereka sehingga menjadi bintang. Terlepas dari itu semua keberhasilannya di bidang ini, wnger kadang-kadang juga salah dalam membeli pemain dan membunuh karir mereka.

Mereka adalah pemain yang memiliki talenta yang hebat, tetapi setelah wenger memegang mereka, dan dicadangkan atau bahkan tidak dimainkan dalam posisi aslinya, nasib para pemain ini tidak berakhir dengan baik. Bukannya membaik tetapi karier malah rusah selamanya. Berikut tiga pemain arsenal yang tidak memenuhi harapan tinggi Arsene Wenger yang di lansir dari prediksi parlay.

Gervinho, kemampuan gervinho sudah tidak diragukan lagi. Dia bersinar di panggung internasional bersama pantai gading dan dia menikmati karier produktifnya selama di roma setelah dijual oleh arsenal. Eden hazard bahkan menyebut gervinho sebagai pemain terbaik yang pernah bermain bersamanya. Ketika direkrut oleh wenger pada usia 24tahun, gervinho diyakini akan menjadi bintang baru di arsenal. Gervinho memiliki kecepatan dan kekuatan yang bisa membuat pertahanan klub di premier league berantakan.

Lukas Podolski, dilansir dari prediksi parlay hari ini podolski bergabung dengan arsenal pada 2012 dengan nilai transfer 10 juta pounds. Mendatangkan pemain asal timnas jerman tersebut pada usia 27 tahun dengan hampir 100 caps bersama timnas sepertinya menjadi pembelian besar bagi tim London. Setelah tidak masuk dalam rencana wenger, podolski memilih bergabung bersama galatasaray pada musim panas 2015. Bakat terbaik podolski akhirnya terbuang dengan sia-sia di London karena wenger tidak mampu mengakomodasikannya kedalam sistem permainannya.

Andrey Arshavin, Arshavin bergabung ke arsenal pada tahun 2009 dengan biaya yang memecahkan rekor klub saat itu sebesar 15 juta pounds. Biaya tinggi yang dikombinasikan dengan penampilan menakjubkan di euro 2008 membuat penggemar arsenal berpikir mereka membeli salah satu penyerang terbaik di dunia. Setelah penampilan yang mengesankan selama 18 bulan pertama di London, banyak penggemar arsenal berasumsi bahwa dia akan berakhir sebagai legenda arsenal. Arshavin tidak dapat berbuat banyak di arsenal selama dua tahun terakhir dari kontraknya. Dia sempat mendapat perhatian lagi ketika bermain di tengah bersama tim nasional rusia pada euro 2012. Ia kembali ke zenith dengan status bebas transfer pada 2013 dan fans arsenal lagi-lagi dibuat kecewa dengan tidak maksimalnya sang pemain di klub.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *